Ia kembali ke Amerika tahun 1911, di tanah yang penuh diskriminasi rasial.
Kim Yujin, yang telah menjalani kehidupan keduanya setelah kembali ke era 1910-an, mulai membalikkan jalannya sejarah dengan pengetahuan masa depan.
Seorang letnan kolonel Korea tewas saat mencoba menyelamatkan seorang anak dari mobil yang meluncur turun dari bukit.
Namun ketika sadar kembali, ia telah kembali ke awal 1900-an sebagai Kim Yujin, seorang imigran Korea di Amerika, dengan tetap membawa pengetahuan masa depan.
Seseorang yang mengetahui masa depan—akankah ia menjadi seorang chaebol, atau…?
Menjelang Perang Dunia I dan Perang Dunia II, Kim Yujin bertekad mengubah sejarah dengan menjadi seorang tentara dan masuk Akademi Militer West Point.
Si rekan yang tampak biasa saja itu ternyata kelak menjadi pahlawan Perang Dunia II dan Presiden Amerika Serikat, Eisenhower? Seiring langkah Kim Yujin yang naik pangkat berkat pengetahuan masa depan, arus sejarah pun mulai berubah.